Jumat, 26 September 2014

Bocah Ini Bisa Tidur Dimana Saja


Melihat pose orang tidur mungkin membosankan. Econers, Anda mungkin juga sudah sering melihat anak-anak tertidur. Namun, kami belum cukup yakin jika Anda pernah melihat seorang bocah laki-laki lucu yang bisa tidur dengan berbagai posisi.

Setelah melihat koleksi foto-foto berikut, Anda pastinya akan cemburu dengan bocah dalam gambar ini. Dia bisa tertidur dimana saja. Cekidot ya? Dan, jangan lupa berikan jempol jika Anda menyukainya. 

Tampak canggung

Di kursi dapur

Di mobil, sedang berpikir

Di atas kaki abangnya

Di separuh kasur tempat tidurnya

Di sebelah split 'claude van damme'

Saat tidur siang

Sedang bermain

Di kepala sofa

Masih di sofa yang sama

Masih di kepala sofa

Ketika di salon, sebelum dipotong rambutnya

Sedang bermain

Ketika membaca

Di lantai kayu

Di sini

Di sini

Di sini, bagaimana menurut Anda?

Sambil menunggu makanan datang

Menakjubkan

Bakatnya memang tidur

Apakah badannya tidak pegal-pegal?
 

Berhentilah bergaya

Sedang ditinggal orang tuanya

Classy

Di keranjang pakaian kotor

Duduk, posisi favoritnya

Siap-siap akan bermain

Awwwww

Awwwww

Ok nak, kamu memang jago tidur

Ya ampuuuuuun
Sumber: Viralnova, Scevans09

Kamis, 25 September 2014

Yuk, Intip Rumah 'The Hobbit' Dalam Kehidupan Nyata


Rumah kecil yang luar biasa ini adalah 'Rumah Hobbit,' sebuah pondok bertemakan 'Hobbit' yang terinspirasi dari sebuah novel populer. Rumah ini dirancang oleh Arsitek Peter Archer untuk dedikasinya kepada Fan Tolkien, penulis favoritnya. 



'Rumah Hobbit' ini terletak di Chester Country, Pennsylvania, sebuah tempat yang menakjubkan di dekat Philadelphia. Ini sekaligus museum pribadi dimana salah satu penggemar dari 'The Hobbit' bisa menyimpan semua memorabilianya akan karya Tolkien. Ini adalah koleksi 30 tahun, buku, patung, dan koleksi-koleksi lain yang bertemakan 'The Hobbit.'

Archer menjelaskan bahwa dia memulai proyek 'Rumah Hobbit' ini setelah membaca buku 'The Hobbit' dan menonton film 'Lord of The Rings.' Dia senang menginterpretasikan karya Hollywood itu dengan caranya sendiri.




'Rumah Hobbit' dibangun pada 2004. Namun, Anda pastinya mengira ini dibangun pada 1904 atau 1604.




Sumber: Viralnova, NY Daily News

13 Jalur Paling Ekstrem di Dunia

Foto : www.skyscrapercity.com
Econers, jika Anda bukan peminat wisata minat khusus, maka kami sarankan jangan coba-coba untuk bertualang ke sejumlah jalur pegunungan dan kepulauan yang ekstrem berikut. 

1. Jalur Huangshan di Cina

Huangshan adalah pegunungan di Provinsi Anhui Selatan di Cina Timur. Ada lebih dari 30 jalur touring di pegunungan ini dan menjadi salah satu Warisan Dunia UNESCO. 


Di sini, Anda bisa melihat formasi awan, bebatuan yang unik, dan pohon-pohon Huangshan Pine.

2. Jalur Pulau Capri di Italia

Jalan ini terletak di Pulau Capri, Italia yang terletak diketinggian 400 meter. Jalannya zig-zag dan menuju ke pantai selatan pulau ini. Jalur ini dibuka pertama kali pada 1902. Setelah 30 tahun, akhirnya jaur ini dibuka kembali.


3. Jalur Pegunungan Tianmen di Cina

Pegunungan Tianmen adalah sebuah gunung yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Tianmen di Zhangjiajie di Barat laut Provinsi Hunan, Cina. Jalur ini dibangun di antara tebing.


Wisatawan dapat berjalan menelusuri jalur ini yang menuju ke tebing di puncak gunung. Jalur ini dianggap berlantai kaca dan salah satu platform observasi terkenal di dunia.

4. Jalur Pulau Skellig di Irlandia

Skellig Michael adalah nama sebuah pulau di dekat Irlandia. Sebuah biara Kristen didirikan di pulau itu pada abad ke-6 dan ke-8, namun kemudian ditinggalkan pada abad ke-12. 


Sisa-sisa biara ini bersama sebagian besar pulau itu sendiri telah menjadi Warisan Dunia UNESCO. Tangga batu angin di sekitar tebing dan jalan memiliki sekitar 600 pijakan berusia lebih dari 1.000 tahun lamanya. 

5. Jalur Gaztelugatxe di Spanyol

Jalur ini terletak di Gaztelugatxe di Spanyol, sebuah pulau kecil di Pantai Biscay, Kota Barmeo. Sebuah lokasi pertapaan berdiri di pulau ini pada abad ke-9 dan ke-10 yang menghubungkan jalan batu sempit.


6. Jalur Santorini Donkey di Yunani

Jalan zig-zag ini dibangun supaya keledai bisa lebih mudah melakukan pendakian ke sisi pulau. Jarak dari satu ujung ke ujung lainnya adalah 4.265 kaki. Ada sekitar 657 jalan setapak di sini. 


7. Blue Mountains Mid Cliff Walk di Australia

Blue Mountains adalah wilayah pegunungan di New South Wales, Australia. Ini berbatasan dengan wilayah metropolitan Sydney. 


Mid Cliff Walk adalah jalan yang diukir ke tebing curam. Ada pegangan tangan, tangga, dan kamera pengintai sepanjang jalan. Ini menawarkan pemandangan indah dari Jamison Loire di sepanjang jalan dan ketinggian.

8. Yosemite Half Dome Trail di AS

Puncaknya berada di ketinggian 5.000 meter di atas Lembah Yosemite dan 8.800 meter di atas permukaan air laut. Half Dome adalah ikon dari Yosemite dan tantangan besar bagi pejalan kaki untuk melaluinya.


Meskipun pada 1865 ada laporn yang menyatakan bahwa tempat ini sangat sulit diakses, namun seorang pendaki bernama George Anderson berhasil mencapai puncaknya pada 1875. Sejak itu, pengelola baru berani membuka rute ini untuk wisata. 

9. Vintgar Gorge Trail di Slovenia

Ini lokasinya di Slovenia, tepatnya di Kota Gorje. Pada awalnya, jalur ini diukir oleh Sungao Radovna dan dinding ngarainya sepanjang 160-330 meter. Kemiringannya berukuran hingga 820 meter. 


10. Jalur Ebenalp di Swiss

Ebenalp adalah puncak paling utara dari Appenzell Alps. Ini adalah sebuah jalan yang mengarah ke Gunung Aescher yang dibumbui dengan pemandangan gua-gua kuno nan menakjubkan. Di sini juga ada Restoran Archer dan Anda bisa bersantai sambil menikmati pemandangan terinda di sekitar Anda.


Ini adalah salah satu jalur termudah dari 13 jalur di dalam daftar ini. Sebab, Anda hanya membutuhkan waktu 20 menit saja untuk mencapai garis akhirnya. 

11. Jalur Cap Carbon di Algeria

Jalur ini terletak di Wilaya de Bejaian, sebelah utara Pelabuhan Bejaia. Pengunjung yang datang ke tempat ini bisa menikmati jalan panjang berliku yang diukir di batu semenanjung dan dengan pemandangan ke Laut Mediterania. 


12. Death Trail di Cina

Ini adalah keajaiban alam yang sangat alami sekaligus sangat berbahaya. Ini adalah wajah-wajah tebing nan tajam di Pegunungan Death Trail di Cina.


Jalannya hanya berupa papan kayu. Pendaki tidak memerlukan keahlian teknis untuk mendaki jalur ini. Namun, mereka sangat disarankan untuk berhati-hati.

13. Highline Trail di AS

Ini berlokasi di Taman Nasional Glacier. Jalur ini berawal di Logan Pass di Going to the Sun Road, kemudian berjalan ke utara mengikuti Continental Divide, hingga sampai di camping ground Fifty Mountain yang berjarak sekitar 20 kilometer. Ini adalah salah satu jalan paling indah yang dapat Anda daki di negara ini. 


Sumber : Imgur

(Video) Mekanik Amatir Ciptakan Replika McLaren F1

Foto : The Super Cars

Seorang fanatik Top Gear telah berhasil membuat replika dari mobil super McLaren, salah satu tim balap Formula 1 yang berbasis di Woking, Inggris. Mekanik amatir itu adalah Jacek Mazur (48 tahun).


Mazur pertama kali menjual maha karyanya itu seharga 27 ribu dolar AS yang artinya 250 kali lebih murah dari mobil aslinya. Ini juga bukan pertama kalinya pria ini melakukan hal menakjubkan tersebut.





Sebelumnya, Mazur sudah menciptakan Lamborghini sendiri, juga Porsche. Namun, rancangan McLaren ini adalah keberhasilan utamanya. Bagaimana tidak, pada acara lelang mobil klasik diacara Gooding & Company beberapa waktu lalu di Inggris, Mazur berhasil menjual MacLaren ini hingga 6,8 juta dolar AS.

Sumber: Unique Daily

Ini Dia Sungai Terkotor di Dunia

Foto : Asia News

Kawasan Himalaya di Nepal bukan hanya terkenal dengan puncak pegunungan tertinggi di dunia, yaitu Puncak Himalaya (Mount Everest). Wilayah ini sekaligus terkenal memiliki karena lingkungan ekologisnya yang rusak, yaitu memiliki salah satu sungai terkotor di dunia. 


Dalam video berdurasi 3 menit 13 detik berikut, seorang pengunjung bernama Maciej Tumulec mencoba mendatangi sungai tersebut. Dia sangat terkejut dengan pemandangan yang ada di depan matanya. Berbagai dampak manusia menyebabkan perubahan iklim terhadap ekosistem pegunungan di Himalaya. 

"Selama perjalanan saya ke Himalaya, Nepal, saya menemukan pemandangan yang mengerikan seperti (sungai) ini. Hal terburuk ini justru terjadi disaat aksi ekologis 'Green Kathmandu' dilakukan," ujar Tumulec.


Padahal, tahun lalu perwakilan pemerintah dan organisasi internasional baru saja menghadiri Conference of Mountain Countries on Climate Change pada 5-6 April 2012 di Kathmandu, Nepal. Mereka menyatakan sebuah pendekatan kolaboratif sangat mendesak diperlukan untuk mengembalikan kelestarian ekosistem pegunungan di Himalaya.

Sumber: Unique Daily, YouTube

Terobsesi Film 'Lord of The Ring,' Wanita Ini Rela Potong Telinga

Foto : metro.tv.uk
Melynda Moon, seorang wanita yang terobsesi dengan trilogi 'The Lord of The Rings' rela mengubah bentuk telinganya supaya menyerupai elf, salah satu karakter difilm tersebut. Melynda harus membayar setara 250 poundsterling untuk melakukan operasi pada telinganya. 


Foto : Tumblr
Mula-mula, telinga Melynda dipotong kemudian dijahit kembali bersama-sama membentuk runcing di bagian ujungnya. Operasi itu hanya membutuhkan waktu dua jam saja.


Foto : The Telegraph

Foto : Metro
"Saya senang dan selalu ingin dekat dengan alam. Telinga runcing ini adalah hal paling manis, dan aku menemukan tampilan elf yang begitu elegan," ujar wanita yang aslinya berasal dari Ontario, Kanada ini.





Melynda mengaku dia sama sekali belum pernah seyakin ini mengambil keputusan sepanjang hidupnya, ketika memiliki telinga seperti elf. Melynda bahkan berkata dia tak akan pernah kembali lagi menjadi manusia.


"Kini, aku hanya kekurangan glitter dan sayap untuk terbang," ujar Melynda.

Sumber: metro.co.uk, YouTube

Mahasiswa Prancis Jual Udara Kalengan



'Air de Montcuq' adalah nama produk udara dalam kaleng yang merupakan gagasan mahasiswa Prancis berusia 22 tahun, Antoine Deblay. Ia memiliki ide untuk menjual udara segar dari kampung halamannya selama musim panas.


Deblay kemudian menaruh idenya itu di sebuah situs web 'crowdfunding' di Prancis dan ia mendapatkan hasil mengejutkan. Hanya dalam beberapa minggu, dia berhasil menjual produk udara segar dalam kaleng itu seharga lebih dari 800 euro atau di atas seribu dolar AS.



Pria kreatif ini menyatakan bahwa dia berhasil menjual lebih dari seribu kaleng udara hanya dalam waktu tiga minggu. 'Air de Montcuq' dijual 10,50 euro (sudah termasuk ongkos kirim) ke Amerika Serikat.

"Tentu saja aku tahu itu terjual. Namun, aku sama sekali tak menyangka akan menjual sebegitu banyaknya dalam waktu singkat," ujar Deblay.

Dengan margin keuntungan 60 persen, Deblay telah menerima ribuan euro dari proyek ini. 

Econers, tahukah Anda? Di Prancis, kata 'Montcuq' sering salah diucapkan menjadi 'Mon Cul' yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris akan berarti 'angin dari pantat saya.' Anda bisa membayangkan mengapa setelah membaca tulisan di kaleng ini, orang-orang yang mengerti akan menjadi tertawa geli karenanya.

Deblay juga bersenang-senang dengan menyertakan tulisan di kaleng produknya, sebagai berikut:

"Air de Montcuq adalah produk 100 persen organik. Produk ini akan menyegarkan ide-ide Anda. Idealnya digunakan ketika Anda membutuhkan inspirasi yang kreatif. Perhatian: produk ini bersifat sekali pakai langsung habis. Jadi, jangan membiarkannya terbuka."

Deblay mengakui udara itu sendiri mungkin bukan alasan orang-orang membeli produknya. Dia mengaku dia hanya iseng membuat rencana pemasaran yang baik akan sebuah produk.

"Orang-orang setertarik itu mungkin karena permainan kata dari 'Air de Montcuq' yang membuat mereka tertawa," ujarnya.

Apapun alasannya, proyek Deblay ini mungkin tidak bisa Anda temukan terus menerus di pasar online. Sebab, Deblay mengatakan bahwa dia hanya akan menjual 10 liter udara dalam seminggu saja. Dia menuliskan di websitenya, "kami sudah mencapai penjualan maksimal."

Econers, tahukah Anda? Ketika staf dari kantor berita 'Business Insider' yang kebetulan membeli produk itu mencoba membuka kaleng tersebut, ketika dibuka, ternyata tak ada tercium apa-apa. Menggelikan!

Sumber: Business Insider