Tampilkan postingan dengan label UNESCO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNESCO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2014

Shirakawa & Gakoyama, Desa Pertanian Bersejarah di Jepang


Shirakawa dan Gakoyama adalah dua desa pertanian di Jepang yang terletak di Prefektur Gifu dan Toyama. Kedua desa ini terkenal dengan keberadaan gassho zukuri, rumah-rumah tradisional yang banyak di antaranya sudah berusia di atas 250 tahun. 

Gassho zukuri dibuat dengan beratapkan jerami yang sudutnya sangat miring dan menyerupai dua tangan yang membentuk posisi berdoa ala Jepang. Shirakawa dan Gakoyama juga dua tempat paling bersalju di dunia dan rumah ini diciptakan karena mengikuti iklim ini. Desainnya sangat kuat dengan kombinasi unik dari sifat jerami yang memungkinkan rumah untuk menahan dan melepaskan berat hujan salju sewaktu musim dingin.







Gaya arsitektur tradisional rumah ini bertahan selama ratusan tahun. Lokasi desa ini terpencil di hulu Sungai Shogawa, sebuah wilayah yang hadir sejak klan Taira abad ke-12 yang kemudian disapu bersih oleh klan Minamoto (Genji) dalam sebuah pertempuran 1185. Budaya masyarakat di desa ini tetap praktis dan tak berubah meski sudah terjadi modernisasi di Jepang. Rumah tertua di desa ini berusia 400 tahun. Di halaman rumah biasanya ditanami sawah pada musim panas dan semi.






Gassho zukuri terbesar biasanya dibuat dengan hingga 3-4 lantai. Lantai pertama menjadi tempat tinggal. Banyak petani yang beternak ulat sutra untuk persiapan musim dingin. Kebutuhan ruang tertutup besar untuk tempat tidur ulat sutra dan penyimpanan daun murbei merupakan faktor penting dalam pengembangan rumah gassho zukuri ini dan ditempatkan di lantai atas.







Desa Shirakawa dan Gakoyama mendapat perhatian seluruh dunia dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya UNESCO pada Desember 1995. 

Sumber : Amusing Planet

Rabu, 08 Oktober 2014

Jangan Buang Kotoran Sembarangan di Gunung Fuji!


Semua orang yang melakukan pendakian ke Gunung Fuji pastinya berharap mendapatkan pemandangan yang menakjubkan. Lainnya berharap mendapat bonus tambahan, seperti teman seperjalanan, semangat mencapai puncak tertinggi, dan berolah raga. Namun, apa jadinya jika gunung paling dikeramatkan di Jepang itu penuh dengan kotoran manusia? 

Gunung yang telah mendapatkan status Situs Warisan Dunia UNESCO beberapa bulan terakhir ini dipenuhi oleh kotoran manusia. Pendakian resmi ke gunung ini berlangsung Juli hingga September setiap tahunnya. Lebih dari 200 ribu orang mendaki Gunung Fuji musim panas ini.


Kondisi paling kotor bisa ditemukan di Subashiri Trail yang sepanjang sisinya menghadap ke Prefektur Shizuoka. Karena lokasinya relatif semak-semak, banyak pendaki melakukan 'aktivitas' tersebut di sini. Mereka juga meninggalkan kertas toilet bekas membersihkan kotoran, bahkan ada yang menempel di batu dan kantong-kantong plastik tersembunyi yang penuh kotoran manusia. Kadang-kadang, plastik itu ditemukan hanya beberapa meter dari jalan setapak.


Jika masalah ini terus berlanjut, status Gunung Fuji akan berubah di mata UNESCO. Arabian Onyx Sanctuary di Oman misalnya telah dicabut status Warisan Dunianya pada 2007 karena pengelola gagal melindungi satwa liarnya dari pemburu. Kota Dresden di Jerman juga didelisting dua tahun kemudian karena pemerintahnya membangun sebuah jembatan modern yang besar di tepi sungai bersejarah.

UNESCO mengevaluasi seluruh situs setiap tiga tahun, sedangkan Gunung Fuji baru saja mendapatkan statusnya tahun lalu. Jadi, masih ada waktu untuk memperbaiki dan mengonservasinya hingga tahun depan.

Gunung Fuji bukan semata bermasalah dengan kotoran manusia, melainkan juga sampah yang ditinggalkan para pendaki di gunung. Perwakilan Departemen Kehutanan Jepang, Jun Hirano mengaku bingung dengan kebiasaan buruk pendaki di Gunung Fuji.

"Kupikir orang-orang bijaksana itu ada. Kejadian ini bukan hanya membuatku marah, tapi juga sedih," kata Jun.


Jun kemudian menjelaskan bahwa dalam waktu dekat tidak ada waktu untuk menambah jumlah toilet di Gunung Fuji, karena menurutnya masalah sebenarnya adalah pihak-pihak tak bertanggung jawab. Yang bisa mereka lakukan adalah memohon kepada para pendaki untuk mematuhi aturan pendakian yang berlaku. 

Sumber : Rocket News 24

Kamis, 25 September 2014

13 Jalur Paling Ekstrem di Dunia

Foto : www.skyscrapercity.com
Econers, jika Anda bukan peminat wisata minat khusus, maka kami sarankan jangan coba-coba untuk bertualang ke sejumlah jalur pegunungan dan kepulauan yang ekstrem berikut. 

1. Jalur Huangshan di Cina

Huangshan adalah pegunungan di Provinsi Anhui Selatan di Cina Timur. Ada lebih dari 30 jalur touring di pegunungan ini dan menjadi salah satu Warisan Dunia UNESCO. 


Di sini, Anda bisa melihat formasi awan, bebatuan yang unik, dan pohon-pohon Huangshan Pine.

2. Jalur Pulau Capri di Italia

Jalan ini terletak di Pulau Capri, Italia yang terletak diketinggian 400 meter. Jalannya zig-zag dan menuju ke pantai selatan pulau ini. Jalur ini dibuka pertama kali pada 1902. Setelah 30 tahun, akhirnya jaur ini dibuka kembali.


3. Jalur Pegunungan Tianmen di Cina

Pegunungan Tianmen adalah sebuah gunung yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Tianmen di Zhangjiajie di Barat laut Provinsi Hunan, Cina. Jalur ini dibangun di antara tebing.


Wisatawan dapat berjalan menelusuri jalur ini yang menuju ke tebing di puncak gunung. Jalur ini dianggap berlantai kaca dan salah satu platform observasi terkenal di dunia.

4. Jalur Pulau Skellig di Irlandia

Skellig Michael adalah nama sebuah pulau di dekat Irlandia. Sebuah biara Kristen didirikan di pulau itu pada abad ke-6 dan ke-8, namun kemudian ditinggalkan pada abad ke-12. 


Sisa-sisa biara ini bersama sebagian besar pulau itu sendiri telah menjadi Warisan Dunia UNESCO. Tangga batu angin di sekitar tebing dan jalan memiliki sekitar 600 pijakan berusia lebih dari 1.000 tahun lamanya. 

5. Jalur Gaztelugatxe di Spanyol

Jalur ini terletak di Gaztelugatxe di Spanyol, sebuah pulau kecil di Pantai Biscay, Kota Barmeo. Sebuah lokasi pertapaan berdiri di pulau ini pada abad ke-9 dan ke-10 yang menghubungkan jalan batu sempit.


6. Jalur Santorini Donkey di Yunani

Jalan zig-zag ini dibangun supaya keledai bisa lebih mudah melakukan pendakian ke sisi pulau. Jarak dari satu ujung ke ujung lainnya adalah 4.265 kaki. Ada sekitar 657 jalan setapak di sini. 


7. Blue Mountains Mid Cliff Walk di Australia

Blue Mountains adalah wilayah pegunungan di New South Wales, Australia. Ini berbatasan dengan wilayah metropolitan Sydney. 


Mid Cliff Walk adalah jalan yang diukir ke tebing curam. Ada pegangan tangan, tangga, dan kamera pengintai sepanjang jalan. Ini menawarkan pemandangan indah dari Jamison Loire di sepanjang jalan dan ketinggian.

8. Yosemite Half Dome Trail di AS

Puncaknya berada di ketinggian 5.000 meter di atas Lembah Yosemite dan 8.800 meter di atas permukaan air laut. Half Dome adalah ikon dari Yosemite dan tantangan besar bagi pejalan kaki untuk melaluinya.


Meskipun pada 1865 ada laporn yang menyatakan bahwa tempat ini sangat sulit diakses, namun seorang pendaki bernama George Anderson berhasil mencapai puncaknya pada 1875. Sejak itu, pengelola baru berani membuka rute ini untuk wisata. 

9. Vintgar Gorge Trail di Slovenia

Ini lokasinya di Slovenia, tepatnya di Kota Gorje. Pada awalnya, jalur ini diukir oleh Sungao Radovna dan dinding ngarainya sepanjang 160-330 meter. Kemiringannya berukuran hingga 820 meter. 


10. Jalur Ebenalp di Swiss

Ebenalp adalah puncak paling utara dari Appenzell Alps. Ini adalah sebuah jalan yang mengarah ke Gunung Aescher yang dibumbui dengan pemandangan gua-gua kuno nan menakjubkan. Di sini juga ada Restoran Archer dan Anda bisa bersantai sambil menikmati pemandangan terinda di sekitar Anda.


Ini adalah salah satu jalur termudah dari 13 jalur di dalam daftar ini. Sebab, Anda hanya membutuhkan waktu 20 menit saja untuk mencapai garis akhirnya. 

11. Jalur Cap Carbon di Algeria

Jalur ini terletak di Wilaya de Bejaian, sebelah utara Pelabuhan Bejaia. Pengunjung yang datang ke tempat ini bisa menikmati jalan panjang berliku yang diukir di batu semenanjung dan dengan pemandangan ke Laut Mediterania. 


12. Death Trail di Cina

Ini adalah keajaiban alam yang sangat alami sekaligus sangat berbahaya. Ini adalah wajah-wajah tebing nan tajam di Pegunungan Death Trail di Cina.


Jalannya hanya berupa papan kayu. Pendaki tidak memerlukan keahlian teknis untuk mendaki jalur ini. Namun, mereka sangat disarankan untuk berhati-hati.

13. Highline Trail di AS

Ini berlokasi di Taman Nasional Glacier. Jalur ini berawal di Logan Pass di Going to the Sun Road, kemudian berjalan ke utara mengikuti Continental Divide, hingga sampai di camping ground Fifty Mountain yang berjarak sekitar 20 kilometer. Ini adalah salah satu jalan paling indah yang dapat Anda daki di negara ini. 


Sumber : Imgur