Tampilkan postingan dengan label pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesawat. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Oktober 2014

Wow, Semua Penduduk di Spruce Creek Punya Pesawat Pribadi


Spruce Creek adalah sebuah kota di Northeast Florida, berlokasi beberapa mil dari Pantai Daytona, Amerika Serikat. Kota ini adalah kota paling unik di dunia, karena dikenal dengan perumahan khusus komunitas pemilik pesawat terbang pribadi alias fly-in. 

Spruce Creek dihuni oleh 5.000 penduduk, dengan 1.300 rumah, dan 700 hangar pesawat. Jadi, orang-orang di sini bukan hanya punya garasi mobil, tapi juga hangar pesawat serta lapangan terbang pribadi.





Jalan masuk ke rumah penduduk mengarah langsung ke landasan pacu sepanjang 150 kaki dengan penggunaan sistem GPS. Ada juga lapangan golf 18 hole, beberapa klub terbang, pesawat sewa, pusat latihan penerbangan, dan patroli keamanan 24 jam. Bagi mereka yang hidupnya berputar di sekitar pesawat terbang, maka Spruce Creek adalah surga.

Salah satu penduduk Spruce Creek yang terkenal adalah aktor Hollywood, John Travolta. Sayangnya, akibat terlalu candu naik pesawat, Travolta diusir oleh penduduk setempat karena suara pesawatnya Boeing-707, bekas jet Quantas Airline yang sebelumnya dimiliki oleh Frank Sinatra. Pesawatnya terlalu besar untuk landasan pacu Spruce Creek karena beratnya mencapai 250 ribu pon.

Penduduk Spruce Creek memiliki koleksi-koleksi pesawat menakjubkan, seperti Cessnas dan Piper, P-51 Mustang, L-39 Albatros, Eclipse 500, French Fouga Magister, dan Russian MiG-15 fighter jet. Selain pesawat, Anda juga akan melihat mobil-mobil mewah, seperti Lamborghini dan Corvette, juga sepeda motor GT2 Porsche.



Kebanyakan dari penduduk Spruce Creek adalah pilot profesional, lainnya adalah dokter, pengacara, dan tuan tanah. Setiap Sabtu pagi, beberapa dari mereka akan berkumpul di samping landasan pacu, take off dalam tiga kelompok dan terbang ke salah satu bandara lokal sekadar sarapan atau tradisi yang mereka sebut the Saturday Morning Gaggle.


Saat ini, Amerika punya lebih dari 600 komunitas fly-in dengan jumlah terbanyak berada di Arizona, Colorado, Florida, Texas dan Washington. Spruce Creek adalah komunitas fly-in terbesar. Gaya hidup penerbangan di kota ini bahkan telah menyebar secara internasional ke Kanada, Afrika Selatan dan Costa Rica.

Sumber : Amusing Planet

Kamis, 16 Oktober 2014

Rahasia yang tak Pernah Dikatakan Pilot Padamu di Pesawat

Foto : USA Today
Menjadi pilot adalah tanggung jawab berat karena menyangkut kehidupan ratusan penumpang. Sebagai sebuah profesi, pilot itu menuntut keahlian dan skill dalam mengemudikan sebuah kapal terbang besar. Menjadi pilot itu tentu mempunyai suka dan duka. Namun, yang terpenting adalah memastikan seluruh penumpang bisa menikmati penerbangannya dengan nyaman. 

Econers, berikut adalah 13 rahasia pilot yang mungkin tak pernah dikatakannya padamu di dalam pesawat. Ada baiknya kamu membaca dan mengetahuinya sendiri. 
1. Pilot mungkin saja berseragam, tapi bukan berarti dia tahu segalanya tentang bandara. Pilot telah begitu banyak berada di bandara berbeda dan jika ada penumpang yang bertanya tentang bandara padanya, sang pilot lebih banyak tidak tahu.
2. Pilot itu sering lelah. Peraturan kerjanya memungkinkan seorang pilot bertugas hingga 16 jam tanpa istirahat, sama seperti seorang sopir truk. Bedanya, jika sopir truk mengantuk, maka dia bisa menepi di rest area untuk istirahat sejenak, sedangkan pilot tidak bisa menepi di awan berikutnya.
3. Kita selalu melihat pilot itu memakai topi. Tapi jika berada di kokpit pesawat, pilot tak pernah memakai topinya. Mereka akan selalu menggunakan headset besar.
4. Apakah pilot pernah tidur saat menerbangkan pesawat? Pasti. Kadang-kadang mereka hanya 10 menit tertidur sebentar. Yang jelas, pilot pasti pernah tidur ketika menerbangkan pesawat.
5. Aliran udara dalam pesawat itu dari depan ke belakang. Jadi, semakin ke depan Anda duduk, semakin segar udara yang Anda dapatkan. Udara terpanas biasanya berada di bagian belakang pesawat.
6. Pramugari senantiasa meminta penumpang membuka penutup jendela. Tujuannya, supaya pramugari bisa melihat sewaktu-waktu bagaimana keadaan di luar sana, apakah darurat, di sisi mana sebaiknya melakukan evakuasi penumpang, dan sebagainya. Ini juga agar cahaya matahari masuk ke kabin pesawat dan membantu penumpang cepat dievakuasi jika pesawat dalam keadaan membalik atau berguling.
7. Pramugari tidak bermaksud merusak kesenangan Anda dengan meminta Anda melepas headphone ketika pengumuman pesawat berlangsung. Mereka hanya ingin Anda dapat mendengar pengumuman jika sekiranya sedang dalam keadaan darurat.
8. Tempat duduk relatif bebas guncangan itu adalah di bagian deretan sayap alias bagian tengah. Sebuah pesawat itu ibarat jungkat-jungkit. Jika Anda berada di tengah, maka Anda tidak akan bergerak banyak.
9. Tidak ada istilah tempat duduk paling aman di dalam pesawat. Dalam satu kecelakaan, semua penumpang yang duduk di deretan ekor pesawat meninggal, di kecelakaan lain seluruh penumpang yang duduk di bagian depan kabin pesawat yang mengalaminya.
10. Istilah pendaratan darurat di laut itu tidak ada. Jika pilot memberitahumu demikian, maka itu berarti pesawat tidak bisa tertolong lagi, demikian juga penumpang dan pilotnya.
11. Kadang-kadang maskapai tidak akan memberi kita istirahat untuk jam makan siang atau menyediakan waktu makan dan mengosongkan penerbangan di jam makan. Jadi, sedia selalu makanan pribadi.
12. Di beberapa bandara dengan landasan pacu sangat pendek, pilot manapun tidak akan pernah mendarat dengan mulus, tidak peduli seberapa ahli sang pilot.
13. Seorang pilot selalu mengusahakan penerbangannya tepat waktu supaya perusahaan maskapainya mencatat track record yang lebih baik mengenai kedatangan tepat waktu (on time arrival).
Sumber : List25

Rabu, 08 Oktober 2014

Bocah 8 Tahun Ini Ditangkap Polisi Bandara Karena Bawa Benda Mencurigakan


Siapapun yang pernah naik pesawat terbang pastinya pernah melalui tes scanning dan menimbulkan bunyi, jika misalnya Anda membawa serta benda-benda mengandung unsur metal di tubuh Anda, bisa berupa jam tangan, ikat pinggang, gunting kuku, atau lainnya. Namun, berapa banyak dari Anda yang harus diperiksa isi celana dalamnya? 

Itulah yang dialami Cong Cong, seorang bocah laki-laki delapan tahun yang terpaksa ditangkap polisi bandara sewaktu ingin bepergian bersama neneknya di Baiyun Airport di Guangzhou, Cina. Polisi melihat ada tonjolan aneh di dalam celana dalam Cong Cong dan tonjolan itu tampak bergerak.

Ketika polisi bertanya apa benda yang dibawa di dalam celananya, Cong Cong panik dan meletakkan kedua tangannya di celana dalamnya. Jelas, Cong Cong berusaha menyembunyikan sesuatu. Sang nenek yang bepergian bersama cucunya segera memberi tahu Cong Cong supaya bekerja sama dengan petugas dan mengeluarkan benda yang ada di dalam celana dalamnya. Melihat reaksi cucunya, wanita tua itu tiba-tiba bertanya pada Cong Cong.

"Cong Cong, jangan bilang kamu membawa kura-kura dan menaruhnya di dalam celanamu. Coba nenek lihat!" ujar sang nenek yang menimbulkan hiruk pikuk di lokasi kejadian.

Petugas inspeksi dengan cepat menarik celana dalam anak itu, kemudian seekor kepala kura-kura darat mengintip dari dalam celana Cong Cong. Untungnya petugas berhasil mengeluarkan kura-kura itu dari celana dalam Cong Cong sebelum bocah ini menderita luka.

Rupanya, nenek Cong Cong telah melarang cucunya berulang kali bahwa dia tidak bisa membawa binatang peliharaannya itu bersamanya. Sang nenek menyuruh Cong Cong meninggalkan kura-kura kesayangannya di rumah, namun sang cucu tidak bisa berpisah dengan sahabatnya itu. Dia berusaha menyelundupkan si kura-kura di tempat yang 'paling aman' versi anak-anak delapan tahun.

Sang nenek pun sibuk berterima kasih dan meminta maaf pada petugas karena telah membawa hewan peliharaan. Cong Cong pun berteriak menangis karena harus meninggalkan kura-kura kesayangannya di bandara sebelum lepas landas. Econers, jangan lupa ingatkan putra-putri Anda untuk patuh pada aturan bandara ya? Hehehe.

Sumber : Rocket News 24