Tampilkan postingan dengan label amerika serikat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amerika serikat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2014

Rumah-Rumah Mewah di Kepulauan Seribu Kanada


Econers, Kepulauan Seribu bukan hanya ada di Indonesia, tapi juga di Kanada. Lokasinya tepatnya di perbatasan Kanada-Amerika Serikat di Sungai Saint Lawrence dari sudut timur laut Danao Ontario. Pulau ini berjarak sekitar 80 kilometer dari Saint Lawrence Seaway. 

Pulau ini terdiri dari pulau-pulau kecil berbagai ukuran. Biasanya, satu pulau dihuni oleh satu rumah mewah yang tentunya sangat mahal. Ada juga pulau-pulau kecil yang hanya berpenghuni bebatuan dan merupakan tempat burung-burung bermigrasi. Bagi mereka yang ingin membangun bangunan seperti rumah di pulau ini harus menyisakan setidaknya satu pohon yang hidup. 





Pulau terbesar di Kepulauan Seribu Kanada bernama Wolfe Island dengan panjang 29 km dan lebar 9 km. Pulau ini memiliki populasi sekitar 1.400 orang. Rumah-rumah tunggal yang ada di kepulauan ini memiliki kapal feri pribadi. Saat ini, pulau-pulau di sini mengandalkan tenaga hidrolistrik dan layanan telepon kabel bawah laut dari pulau ke pulau.







Sekitar 20 tahun lalu, pulau-pulau ini dibentuk sebagai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Wilayah Kepulauan Seribu ditetappkan sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO pada 2002.

Sumber : Amusing Planet

Senin, 20 Oktober 2014

Wow, Semua Penduduk di Spruce Creek Punya Pesawat Pribadi


Spruce Creek adalah sebuah kota di Northeast Florida, berlokasi beberapa mil dari Pantai Daytona, Amerika Serikat. Kota ini adalah kota paling unik di dunia, karena dikenal dengan perumahan khusus komunitas pemilik pesawat terbang pribadi alias fly-in. 

Spruce Creek dihuni oleh 5.000 penduduk, dengan 1.300 rumah, dan 700 hangar pesawat. Jadi, orang-orang di sini bukan hanya punya garasi mobil, tapi juga hangar pesawat serta lapangan terbang pribadi.





Jalan masuk ke rumah penduduk mengarah langsung ke landasan pacu sepanjang 150 kaki dengan penggunaan sistem GPS. Ada juga lapangan golf 18 hole, beberapa klub terbang, pesawat sewa, pusat latihan penerbangan, dan patroli keamanan 24 jam. Bagi mereka yang hidupnya berputar di sekitar pesawat terbang, maka Spruce Creek adalah surga.

Salah satu penduduk Spruce Creek yang terkenal adalah aktor Hollywood, John Travolta. Sayangnya, akibat terlalu candu naik pesawat, Travolta diusir oleh penduduk setempat karena suara pesawatnya Boeing-707, bekas jet Quantas Airline yang sebelumnya dimiliki oleh Frank Sinatra. Pesawatnya terlalu besar untuk landasan pacu Spruce Creek karena beratnya mencapai 250 ribu pon.

Penduduk Spruce Creek memiliki koleksi-koleksi pesawat menakjubkan, seperti Cessnas dan Piper, P-51 Mustang, L-39 Albatros, Eclipse 500, French Fouga Magister, dan Russian MiG-15 fighter jet. Selain pesawat, Anda juga akan melihat mobil-mobil mewah, seperti Lamborghini dan Corvette, juga sepeda motor GT2 Porsche.



Kebanyakan dari penduduk Spruce Creek adalah pilot profesional, lainnya adalah dokter, pengacara, dan tuan tanah. Setiap Sabtu pagi, beberapa dari mereka akan berkumpul di samping landasan pacu, take off dalam tiga kelompok dan terbang ke salah satu bandara lokal sekadar sarapan atau tradisi yang mereka sebut the Saturday Morning Gaggle.


Saat ini, Amerika punya lebih dari 600 komunitas fly-in dengan jumlah terbanyak berada di Arizona, Colorado, Florida, Texas dan Washington. Spruce Creek adalah komunitas fly-in terbesar. Gaya hidup penerbangan di kota ini bahkan telah menyebar secara internasional ke Kanada, Afrika Selatan dan Costa Rica.

Sumber : Amusing Planet

Selasa, 07 Oktober 2014

Miracle Village, Desa Khusus Pelaku Kejahatan Seksual


Miracle Village adalah satu tempat yang jauh terletak di Florida Selatan, Amerika Serikat, sekitar dua mil dari pusat kota Florida. Desa ini merupakan tempat tinggal lebih dari 200 mantan pelaku pelecehan seksual. Mereka tinggal di bungalow yang rapi dengan halaman terawat.

Hampir setengah dari populasi di desa ini adalah pelaku kejahatan seksual. Banyak dari mereka baru dibebaskan dari penjara dan masih dalam masa percobaan. Mereka adalah pelaku seks di bawah umur, pemerkosa anak sendiri, pelaku pornografi atau mereka yang berhubungan dengan pacar yang masih di bawah umur. 


Pelaku kejahatan seksual di negara bagian Florida sangat ditandai. Pelaku kejahatan pada umumnya begitu keluar dari penjara maka akan selesai masalahnya, namun tidak bagi pelaku kejahatan seksual. Menurut aturan hukum Florida, mereka harus hidup minimal 1.000 meter dari sekolah, taman kota, bahkan halte bus terdekat, karena anak-anak bisa saja berkumpul di sana.

Akibat dari aturan ketat ini, ratusan pelaku kejahatan seksual di Florida menjadi tunawisma, hidup di bawah jembatan atau di padang gurun. Nah, Miracle Village ini didirikan untuk memungkinkan mantan penjahat seksual tetap bisa hidup manusiawi setelah keluar dari penjara.



Desa ini pertama kali dibangun pada 1960 dan awalnya adalah kompleks rumah petani di perkebunan tebu. Bangunan di sini kemudian dikonversi pada 2009 oleh Pendeta Dick Witherow. Dia adalah pendeta yang hampir didakwa karena perkosaan disaat dia remaja dan berpacaran dengan gadis 14 tahun yang kemudian hamil. Untungnya, hakim tidak menjatuhi hukuman denda padanya dan mereka pun bisa menikah.

Miracle Village kini sudah menjadi desa mandiri. Di sini ada komunitas dan konseling di gereja untuk mengembalikan psikologis mantan pelaku kejahatan seksual.





Meskipun Miracle Village mendapat apresiasi dari banyak pihak, namun tetap saja menuai kritik, terutama dari penduduk setempat yang non-penjahat. Mereka memprotes bahwa sudah terlalu banyak mantan pelaku kejahatan seksual hidup di lingkungan mereka.


Edgar Walford, seorang pensiunan yang pindah ke desa tersebut sebelum dikonversi menjadi desa penampungan mantan pelaku kejahatan seksual mengaku menemukan masyarakat yang damai.

"Mereka orang-orang baik. Aku punya banyak teman di sini," ujar Walford.

Sumber : Amusing Planet

Devil's Kettle, Air Terjun Misterius tak Bermuara


Air Terjun Devil's Kettle merupakan fenomena geologi membingungkan yang terletak di Judge CR Magney State Park di Minnesota, Amerika Serikat, di lepas pantai Danau Superior. Air terjun ini berasal dari hulu Sungai Brule yang mengalir di ketinggian 800 kaki dan menciptakan banyak air terjun.

Salah satu air terjunnya adalah Devil's Kettle. Anehnya, air terjun yang satu ini tidak ada muaranya. Aliran airnya terbelah dua dan salah satunya masuk ke sebuah lubang yang tercipta di sisi tonjolan batu. 

Bagian timur air terjun ini setinggi 50 meter memang mengalir ke bawah dan terus menuju Danau Superior. Namun, bagian baratnya setinggi 10 kaki justru masuk ke lubang raksasa Devil's Kettle dan menghilang begitu saja. Tidak ada yang tahu kemudian kemana air ini mengalirnya.


Peneliti percaya bahwa ada jalur keluar disatu tempat di bawah Danau Superior, namun tidak ada yang berhasil menelitinya. Selama bertahun-tahun, para peneliti telah menjatuhkan benda-benda bewarna ke dalam lubang raksasa tersebut, bola ping pong, dan benda-benda lainnya. Namun, benda-benda tersebut sejauh ini tak pernah ditemukan mengalir di sekitar sungai atau pun di danau.

Satu teori mengatakan bahwa ada sebuah sungai mengalir di bawah tanah dan keluar di suatu tempat di Danau Superior. Namun, hipotesis ini dirasa mustahil ada sungai di bawah danau.

Teori lain mengatakan jutaan tahun lalu sebuah tabung lava padat terbentuk di bagian riolit dari Devil's Kettle. Tabung lava itu terbentuk di basalt yang mengalir menuruni lereng gunung berapi dan lapisan terdekatnya di Devil's Kettle. Namun, keberadaan goa bawah tanah ini juga dikesampingkan, sebab salah satu ciri keberadaan goa bawah tanah adalah adanya batuan kapur. Nah, di sekitar daerah itu tidak ada batuan kapur.


Misteri ini diperparah oleh kenyataan tidak adanya puing-puing mengambang bekas benda-benda yang dibuang ke dalam lubang Devil's Kettle yang mengalir ke Danau Superior. Dimanakah muara air terjun ini?

Sumber : Amusing Planet