Tampilkan postingan dengan label tokyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokyo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2014

Biarkan Roti-Roti Ini Sinari Harimu

Foto : First We Feast

Apa ini?

Mungkin itu hal pertama yang Anda ucapkan ketika melihat langsung beberapa roti coklat keemasan ini. Tapi tunggu, roti ini bersinar? Apakah itu hanya permainan mata atau ada sesuatu yang tak beres dengan roti-roti ini? 

Item eye ctaching ini ternyata sebuah lampu. Namun, ya, benar sekali, lampu ini tetap saja dibuat dari roti asli. Inilah yang membuat produk ini terkesan unik.

Roti yang berubah fungsi menjadi lampu ini disebut Pampshade yang diciptakan seorang desainer Jepang, Yukiko Morita yang tinggal di Kota Kobe. Lampu nan menawan ini terlahir dari semangat Morita untuk mengolah roti.

"Aku sangat suka roti. Roti ini begitu lucu. Aku ingin mendekorasi kamarku dengan roti yang berbeda dan menatap mereka selamanya," kata Morita.

Foto : Repubblica

Roti yang digunakan Morita untk lampu ini bukan roti biasa. Roti ini terbuat dari bahan roti ternama Shinshindo di Kyoto di Kobe Kokusai Kaikan di Distrik Sannomiya, Kobe. Tidak heran jika roti lampu ini begitu nyata dan mengundang selera.

Econers, ada tujuh jenis roti lampu yang ditampilkan di situs Morita. Semua roti ini dioperasikan dengan menggunakan baterai.

1. The Petite Boule (4.500 yen atau 39,26 dolar AS)


2. The Coupe (4.500 yen atau 39,26 dolar AS)


3. The Champigion (4.500 yen atau 39,26 dolar AS)


4. The Petit Croissant (5.500 yen atau 47,98 dolar AS)


5. The Boule (8.500 yen atau 74,15 dolar AS)


6. The Baguette (9.500 yen)


Pampshade tersedia di beberapa toko di seluruh Jepang, seperti di Tokyo, Kyoto, Osaka dan Kobe, tetapi tidak semua item ada di masing-masing kota. Sehingga, Anda mungkin harus memesannya terlebih dahulu jika berniat mengunjungi toko.

Nah, kita bisa melihat bagaimana cinta Morita bersinar lewat roti lampunya. Memang, ada banyak cara unik menunjukkan kasih sayang pada hal-hal yang kita sukai.

Sumber: Rocket News 24, Pampshade

Selasa, 30 September 2014

Apakah Anda Bisa Menghabiskan Es Krim Ini?


Econers, kita biasanya hanya membeli es krim cone dengan satu atau dua rasa. Namun, pernahkah Anda memegang es krim cone dengan delapan rasa? Bayangkan, seberapa tinggikah tumpukan es krim di atas cone yang kecil itu? 




Tokyo Nakano Broadway adalah sebuah kawasan pusat perbelanjaan yang bisa Anda temukan di Jepang. Di dalam ruang bawah tanah itu, Anda akan menemukan Daily Chico yang menjual es krim cone terbesar yang pernah terlihat.



Ada banyak rasa es krim yang bisa Anda nikmati dalam sekali pembelian. Ada rasa cokelat, vanili, apel hijau, pisang, yuzu (sejenis jeruk Jepang), karamel, bahkan rasa wijen. 

Dengan begitu banyaknya pilihan rasa nan menggoda, akan sulit jika hanya memilih satu atau dua. Tentunya, jika Anda berniat menikmati es krim delapan tumpuk rasa ini, maka Anda harus benar-benar berkonsentrasi dan memberikan perhatian penuh pada es krim Anda.

Jika selama ini Anda masih bisa makan es krim sembari memainkan gadget smartphone atau android Anda, maka hindari jika sedang memegang es krim ini. Anda harus buru-buru menghabiskannya, jika tidak ingin camilan lezat ini mengalir sia-sia di tangan Anda.

Berbicara tentang harga, es krim cone delapan rasa ini bisa didapatkan dengan 3,6 dolar AS atau sekitar Rp 40 ribu. Pelanggan yang puas mengatakan bahwa es krim ini tidak terlalu manis, yang artinya tidak membosankan.


Perlu alamat lengkapnya?

Tokyo-to, Nakano-ku, Nakano 5-52-15, Nakano Broadway, basement level 1

Jangan lupa, Daily Chico buka mulai dari jam 10 pagi hingga jam 8 malam.

Sumber : Rocket News 24