Tampilkan postingan dengan label studio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label studio. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2014

Tinggal di Apartemen 2x2 Meter. Emang Bisa?


Hidup di kota besar memang menyenangkan dalam banyak hal, mulai dari budaya bergaul, restoran besar, museum, musik, dan orang-orang unik yang bisa Anda temui setiap saat. Sayangnya, Anda perlu tempat tinggal dan tentu saja tinggal di kota itu tidak murah.

Jika Anda adalah seorang karyawan kantoran, maka Anda bisa saja menyewa apartemen mahal atau kosan yang luas. Namun, bagaimana dengan siswa atau mahasiswa perantauan? Mereka mungkin harus memperketat pengeluaran, seperti mahasiswa-mahasiswa di Universitas Yangzhou, China ini. Mereka hanya tinggal di apartemen studio yang hanya seukuran 2x2 meter. 

Bagaimana bisa? Tentu saja mahasiswa-mahasiswa ini menemukan solusi melalui keajaiban desain ergonomis dan pandai menggunakan ruang. Lihatlah apartemen mini berikut ini dimana mereka bisa tetap hidup nyaman.



Sebelumnya kita sudah membahas rumah mini yang super ramping di Tokyo, namun tak banyak yang tahu jika ada apartemen sebesar lemari ini. Ada yang bilang, orang-orang yang tinggal di tempat ini mungkin akan menjadi gila.

Apartemen mini ini dibuat menggunakan perlengkapan ergonomis yang membutuhkan biaya hingga 2.000 yuan atau 325 dolar AS. Selain tempat tidur dan tempat memasak, model ini tetap menyediakan ruang untuk kamar mandi dan toilet yang mungkin lebih baik dibandingkan kamar asrama mahasiswa perguruan tinggi lainnya.



Tentu saja mahasiswa Yangzhou University bukan kelompok pertama yang bisa hidup di ruangan sempit ini. Di Jepang ada Nakagin Capsule Tower. Menara ini pertama kali dibandung pada 1972. 

Sumber : Rocket News 24

Selasa, 07 Oktober 2014

'Kota Kertas' di Dunia Hattie Newman


Hattie Newman adalah seorang desainer dan ahli gambar di London. Dia menggabungkan elemen desain versi dua dan tiga dimensi untuk menciptakan dunia yang menarik menggunakan kertas dan kartu.

Sebagai seorang anak, Hattie terobsesi dengan kota-kota dan desa. Sebab, dimasa kecilnya Hattie ingin menjadi seorang arsitek. Ketika belajar di University of West England, Bristol, ia mulai menggunakan kertas dan kartu sebagai cara mudah mewujudkan eksperimennya. 






Setelah lulus pada 2008, ia pindah ke London untuk mulai bekerja dengan studio khusus yang menciptakan set menarik. Enam bulan kemudian, setelah menabung cukup uang, Hattie mendirikan studio sendiri di Stoke Newington.








Kini, Hattie bekerja dengan sejumlah klien besar. Di antaranya Royal Mail, Cadbury, Sony, Louis Vuitton, NSPCC, Honda, GAP, Conde Nast, GQ, The Times dan masih banyak lagi.

Sumber : Amusing Planet